Thursday, October 16, 2014

Berbaik sangka terhadap Allah swt

Jelang 3-4bulan untuk menempati baitijannah rupanya masih harus melewati beberapa tantangan lagi. Kenapa saya bilang tantangan, karena yg bermain disini bukan hanya hati perasaan dan fisik tapi juga tingkat keimanan kita. 
Bisa dapat kontrakan yang rute nya gak jauh dari sekolah acha kurang lebih 15menit berjalan kaki, sangat memudahkan saya, terutama dalam pemanfaatan waktu. Saya lebih banyak punya waktu luang tanpa membuang2 waktu dimacetnya jalanan raya. Rumah yang cukup nyaman, lega dan bersih walau tanpa garasi dan air yang agak sedikit kuning, tapi tidak menghalangi rasa syukur kami. Ini sudah lebih dari cukup, bisa mengontrak rumah terpisah dari orangtua dan bebeas menetukan pola dan karakter dirumah sendiri tanpa intervensi dari pihak lain 😎.
Singkat cerita, kami yang hanya mengambil sewa ini hanya 6 bulan disesuaikan dengan tahap pembangunan rumah yang diprediksi akan selesai dalam waktu tersebut, dan juga perjanjian dengan pihak penyewa kalau kami boleh memperpanjang lagi.
5bulan sudah berlalu, rupanya rumah yg kami sewa tidak bisa diperpanjang karena akan ditempati, hmm yg ada diotak saat itu adalah " lelah" lelah krn harus mengemas barang lagi mengangkut merapikan dan menyusunnya kembali, lelah kala harus membayangkan bongkar pasang ac yg memakan biaya, lelah juga karena kemana saya harus mencari rumah sewa yg seperti ini, 1rumah yg memang utk 1keluarga..
Dengan sedikit kecewa tapi ya sudahlah toh ini semua juga sudah atas kehendak Allah, mulai lah keesokan hari saya ditemani si mbak mencari info, alhamdulillah langsung ditunjukan 1rumah dengan halaman luas dan rumah yang cukup lega. Begitu  dilihat, walau tempatnya agak lembab dan sedikit rimbun dipikir dalam hati tidak papa yg penting ada 1pegangan utk jaga2, rumah yg didepannya kebun pisang sdh terbayang dikepala saya betapa akan sepi nya kalau sampai tinggal disini 😖. Begitu masuk kedalam, masha allah, kondisinya sudah tidak layak karena bekas ditempati selama 8 tahun oleh orang lain dan selama itu belum direnovasi sama sekali, kebayang kan yah 8 tahun yang begitu menyimpan banyak kisah dirumah itu. Mulailah terjadi perdebatan dengan suami yang sepertinya beliau memilih rumah tersebut karena terpaksa, sementara saya tidaaak mau, ditambah rute sekolah anak akan semakin jauh dan mau tidak mau antar jemput ojek.
Keesokan harinya saya dapati lagi kontrakan, tapi model petakan, cukup bagus karena bangunan baru, dan alhamdulillah lagi dari 20 kontrakan yang ada ternyata ada 1 yg baru kosong, saya pun langsung menunu ke TKP, lingkungannya asri walau berhadap2 dan berderet masing2 deretan ada 10kontrakan, terbayang betapa ramainya lingkungan disitu. Begitu masuk, hmm agak sempit bagaimana dengan barang2 kami yg sepertinya tdk akan bisa masuk rumah itu seluruhnya. Ditambah listriknya hanya 900watt, lelah lagi otak dibuatnya, sementara pemakaian elektronik kami bisa melebihi daya itu. Dan masih agak jauh juga rutenya dari sekolah acha 😕.
Tidak berhenti mencari, mulailah saya bertanya kesana kemari, percis disamping sekolah anak ada kontrakan petakan juga berderet, dapurnya agak lega sementara listriknya sangat cocok dengan yang kami butuhkan, hmm walau kondisinya agak terlalu ramai dan sepertinya agak susah utk kami punya privasi 😅 seengaknya sudah punya ancang2 bahwa kami akan mengambil sewa kontrakan yang ketiga ini.
Keesokan paginya ketika saya aka membayar DP, kebetulan ada mbak yang bisa saya sapa kalau lewat mengantar anak sekolah, sambil berbincang maksud dan tujuan si mbak tsb malah menunjukan saya kontrakan lain, lokasinya percis depan sekolah anak yg tinggal menyebrang, kondisinya rumah seperti cluster walau hanya muat untuk garasi motor, listriknya sesua dengan kebutuhan, dan yang paling menyenangkan adalah ini bangunan baru jadi kami adalah orang pertama yang menempatinya, subhanallah sujud syukur rasanya, ketika Allah memilihkan yang terbaik untuk kami. Yang tadinya saya mengeluh dan hampir putus asa dibuatnya, ketika setiap langkah saya saat mencari kontrakan selalu diawali dengan doa dan pasrah, alhamdulillah dapatnya malah yang paling bagus serta jarak ke sekolah hanya tinggal sekejap memejamkan mata lalu sampai 😂. Malah sepertinya saya akan betah tinggal disitu karena lingkungannya nyaman tidak ramai dan lebih privasi. Alhamdulillah ketika berprasangk baik terhadap Allah, maka Allah pun akan memberikan yang terbaik untuk hamba Nya.

No comments:

Post a Comment