Thursday, October 16, 2014

Ternyata kita pelupa (puisi karya saida arini)

Terkadang kita lupa, sebagai pasangan disatukan untuk tujuan apa? 
Lupa karena  terlena dan sibuk dengan urusan dunia.
Lupa ketika menikah untuk tujuan ibadah, sehingga tanpa sadar menghilangkan nilai agama dalam rumah tangga..

Terkadang kita lupa, sebagai orangtua yang di beri keturunan.
Lupa bahwa mereka hanya titipan yg diamanahkan untuk kita didik sebaik2nya.
Lupa kalau segala yg kita lakukan thd anak akan diminta pertanggungjawabannya diakhirat kelak.
Saking sibuknya, orangtua lupa mengajarkan tentang agama kepada anaknya.
Lupa kalau mereka adalah ladang pahala bagi kita..

Terkadang kita lupa, saat meminta keberlimpahan rejeki, lupa ternyata tujuannya lebih untuk keduniawi memuaskan nafsu. 
Lupa, kalau rejeki yang diberi itu harusnya menjadi alat untuk meningkatkan amalan dan sedekah.
Lupa, kalau Allah bisa mengambilnya sewaktu2..

Terkadang kita ini lupa kalau harta tahta jabatan adalah nikmat yg Allah beri.
Lupa sakit dikala sehat sehingga mengabaikan pola hidup sehat dan kurang bersyukur bahwa sehat adalah nikmat kedua setelah iman.
Lupa,kalau udah dikasih sakit baru inget untuk beribadah dan bersyukur
Lupa bersyukur dikala senang
Lupa beramal dikala susah,padahal nikmatnya sedekah justru disaat seperti itu..

Terkadang kita lupa bahwa hidup di dunia hanyalah persingahan sesaat.
Lupa kalau kematian itu pasti dan lupa kalau kita ini sedang mengantri dan  lupa kalau ada malaikat maut yg selalu mengintai kita setiap harinya.
Lupa kalau kehidupan kekal kelak di akhirat nanti.
Lupa mengumpulkan bekal diakhirat kelak, karena terlalu sibuk dengan urusan duniawi.

Lanjutkan lupa lupa yang lainnya.. Semoga tidak pernah lupa untuk berbenah memperbaiki iman dan takwanya 
#selfremainder #jumatberkah #renunganpagi

No comments:

Post a Comment